Rabu, 15 Mei 2013

Waspadai bisnis MLM


bisnis MLM (Multi-level marketing) memang sangat menggiurkan. kita dibuat berkhayal dgn hasil sekian ratus ribu tiap minggu/perharinya hanya dgn sekali daftar & uang di rekening kita akan nambah di akhir bulan. Jadi Banyak diantara kita yg tertarik untuk mencobanya. Padahal kalau kita mau berfikir real & logika, apa mungkin kita bisa mendapatkan uang dgn sendirinya tanpa bekerja. Bahkan mereka bilang “Kita nggak bekerja untuk uang, Tapi biarkan uang yang bekerja untuk kita”.

Waspadai bisnis MLM

Mereka selalu menyembunyikan maksud kedatangan mereka
Pertama mereka akan mengajak kamu untuk sekadar nongkrong di kafe atau sebagainya. Kemudian setelah itu kamu akan di doktrin oleh mereka agar segera mendaftar untuk bergabung dengan mereka & bahkan memaksamu. Mereka akan bilang kamu akan nyesel kalo gak ikut, orang yang gak punya pemikiran maju & orang yang gk pingin sukses dsb.

Mereka mencuci otak temen” dengan doktrin-doktrin mereka
Dulu sih temen baik, tiap diajak ngomong nyambung. Tapi sekarang begitu dia ikut MLM, omongannya tu tentang passive income, membangun jaringan, blablabla, pokoknya promosi melulu. Kita ngomong yang laen pun dia tetep kekeh promosiin MLM nya dia. Alhasil kita2 temen lamanya pun jadi ogah ngajak dia maen2 lagi.

Melebih-lebihkan produknya
Si orang A berhasil sembuh dari kanker gara-gara mengkonsumsi produk kami. Si B sembuh dari koma setelah mengkonsumsi produk dari kami. Bahasa kerennya “belajar jadi Sales jadi-jadian”.

Memberikan iming-iming yang menggiurkan
Kalo sudah dapat downline sekian-sekian dan dalam waktu sekian, kamu akan dapat penghasilan ratusan ribu/jutaan per hari. Jauh dibandingkan gaji pegawai negeri dalam satu bulan. Dan berpeluang mendapat mobil, rumah dsb. Dan mereka akan menunjukkan hasil salah seorang upline yg mendapat mobil, rumah mewah, (padahal orang itu adalah upline yg paling atas, yg dapat downline puluhan orang :D)

Merendahkan profesi lain
Di dunia ini hanya ada 2 macam pekerjaan, Yang pertama tipe ‘kaya’ mereka berada di posisi direktur, manager, dokter, pengacara, arsitek, dan profesi2 elit lain. Mereka punya uang, tapi mereka tidak punya waktu menikmati uang mereka. Dan tipe yang kedua adalah tipe ‘santai” mereka berada di posisi cleaning service, tukang jaga warnet, pelayan toko, bapak becak, dll, Mereka punya waktu untuk menikmati uang mereka, sayangnya mereka ga punya uang” (pekerjaan kami yang terbaik,ada waktu luang dan uang & tinggalkan pekerjaan lama anda yg sia –sia).

Passive Income
Passive income sesungguhnya : Passive income dibangun dengan membuat sistem, bisa waralaba, maupun membuat struktur perusahaan yang rapi. Membangun asset di sini berarti anda membangun sistem managemen yang rapi.
Passive income versi MLM : membangun asset di sini berarti membangun downline. Nah, begini penjelasannya.. Perusahaan mengambil untung dari downline yang mendaftar, sisanya dilimpahkan ke upline-upline tersebut. Dan produk perusahaan tersebut hanya sebagai kedok kamuflase semata.  See, Passive income yang didapat itu dari bawahan2/downline yang ga dapet untung sama sekali L . darisinilah penipuan itu berasal. Bisnis mlm itu kanibalisme, mengorbankan orang lain untuk mendapatkan keuntungan L.




Nah untuk semuanya...
Hati” saja, sekarang ini jamannya jaman susah. Orang bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang. Waspada klo didatangi orang dengan berpenampilan menarik tapi siapa tau ada maksud tujuan tertentu. Pahami dulu, selidiki dulu, tak peduli siapa itu yang nawarin usaha presiden, menteri, artis, temen deket, lelembut/syaitan dsb, jangan langsung tergiur dengan janji manis dengan bisnis yang tak jelas.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar